Manfaat Rangicok Bagi Kesehatan Tubuh

TUNGGU APALAGI, SEGERA KONSUMSI RANGICOK, DAN JADIKAN RANGGICOK SEBAGAI TEMAN SETIA ANDA DALAM MENJALANKAN KEGIATAN ANDA,,

RANGICOK MEMANG CEMILAN YANG RECOMENDED BUAT ANDA...

Taukah anda rangicok terdiri dari dua komponen utama dalam pembuatannya (COKLAT dan RANGGINANG),kandungan yang ada dalam dua komponen utama tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh:

  1. Coklat dan Ketan dalam Rangicok mengandung Karbohidrat sehingga dapat menunda rasa lapar, dan baik untuk pengganjal lapar anda, serta dapat digunakan untuk program diet (dengan memakan sesuai aturan) karena coklat dapat mengurangi rasa lapar dalam waktu yang cukup lama sehingga mengurangi napsu makan.  
  2. Dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi pembekuan darah, serta menurunkan resiko serangan jantung dan stroke. karena kandungan antioksidan dan flavonoid yang terkandung dalam coklat.
dua hal diatas adalah sebagian dari manfaat Rangicok, dan untuk lebih jelasnya masing-masing kandungan Rangicok dijelaskan di bawah ini:


1. Coklat

manfaat mengkonsumsi coklat bagi kesehatan tubuh: 
  • 1. Meningkatkan Produksi Insulin
    Penelitian menunjukkan hasil, bahwa resistensi insulin (faktor risiko untuk diabetes) secara signifikan menurun pada mereka yang makan cokelat hitam.
    2. Mempengaruhi Peningkatan Aliran Darah
    Terkait penelitian di atas, ditemukan juga hasil tekanan darah sistolik (angka pertama dalam pembacaan tekanan darah), diukur setiap hari dan juga menjadi lebih rendah pada kelompok makan coklat hitam. Kandungan zat flavonoid ini bertindak sebagai antioksidan alami dari coklat.
    3. Mengurangi Risiko Serangan Jantung
    Seorang peneliti dengan John Hopkins pada University School of Medicine. Dalam penelitian, coklat hitam dapat mengurangi resiko serangan jantung hampir sekitar 50%, kata Diane Becker, MPH, ScD. Hal ini berkaitan dengan pembekuan trombosit dalam darah yang menjadi lebih lambat pada orang yang makan cokelat dibandingkan pada mereka yang tidak. Hal ini penting karena ketika trombosit mengalami pembekuan dapat terbentuk dan blok bekuan dalam pembuluh darah ini yang kemudian dapat menyebabkan serangan jantung.
    4. Menurunkan Berat Badan
    Mengkonsumsi coklat menjadi ketakutan sendiri bagi orang yang sedang melakukan program diet. Pada penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen ini menghasilkan penemuan bahwa coklat hitam memberikan perasaan yang lebih kenyang seperti manfaat jambu biji dan manfaat apel, daripada coklat putih. Ini artinya cukup efektif untuk membantu menurunkan berat badan.
    5. Proteksi Sinar matahari
    Proteksi terhadap sinar matahari ini telah dilakukan penelitian oleh peneliti London mengenai kandungan flavanol. Pengujian dilakukan selama 3 bulan dengan mengkonsumsi coklat, yakni mengembangkan bahwa efek memerah yang menunjukkan awal luka bakar. Namun coklat yang rendah flavanol tidak mendapatkan perlindungan matahari yang sama.
    6. Mengatasi Diare
    Kabanyakan kita hanya mengetahui sejumlah tanaman yang memberikan dukungan terhadap pengobatan diare seperti pada manfaat daun jambu biji. Padahal sejarah budaya Amerika Selatan dan Eropa sejak abad ke-16, memberikan pengobatan diare dengan kakao. Kemudian hal ini diperkuat oleh penelitian Ilmu pengetahuan modern. Para ilmuwan di Rumah Sakit Anak Oakland Research Institute menemukan bahwa flavonoid di dalam kakao, akan mengikat protein yang mengatur sekresi cairan dalam usus kecil dan berpotensi menghentikan diare.
    7. Meningkatkan Intelijen
    Jika berada pada situasi proyek kerja, yang cukup memberikan tekanan, ada baiknya untuk mengkonsumsi coklat hitam. Coklat tidak hanya akan membantu mengurangi efek stres terhadap lingkungan, tapi juga akan meningkatkan kekuatan otak ketika sedang benar-benar dibutuhkan. Kondisi ini ditemukan oleh para peneliti dari A University of Nottingham, yang  menemukan bahwa minum kokoa kaya flavanol berpengaruh dalam peningkatan  aliran darah ke bagian-bagian kunci dari otak selama 2 sampai 3 jam. Hal ini dapat meningkatkan kinerja dan kewaspadaan oak tdalam jangka pendek.
    8. Baik Untuk Sindrom Kelelahan Kronis
    sponsored links
    Dalam sebuah penelitian kecil di Inggris, sekitar 1 1/2 ons 85% cocoa dark chocolate diberikan kepada sekelompok orang dewasa dengan sindrom kelelahan kronis setiap hari selama delapan minggu. Dalam studi, yang telah dikirimkan untuk publikasi, para peserta dilaporkan merasa tidak terlalu setelah makan cokelat. Anehnya, tidak ada kenaikan berat badan pada kelompok orang tersebut, menurut peneliti Steve Atkin, PhD. Para peneliti percaya bahwa cokelat meningkatkan aksi neurotransmitter, seperti serotonin, yang membantu mengatur suasana hati dan tidur, namun memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi manfaat coklat tersebut.
    Selain 8 Manfaat utama di atas , coklat juga berdampak pada kesehatan lain pada tubuh manusia, berikut beberapa di antaranya.
  • Mencegah penyakit jantung
  • Menurunkan tekanan darah
  • Menurunkan kolesterol
  • Anti depresan
  • Kandungan lemak rendah
  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Menghindari kelelahan kronis
  • Menghambat penuaan
  • Coklat meningkatkan kesehatan mata.
  • Coklat mengurangi risiko kanker.
  • Coklat dapat menghaluskan kulit.
  • Coklat membantu kita untuk menurunkan berat badan.
  • Coklat sangat baik untuk Kesehatan Otak
  • Anti Depresi
(Ref: http://manfaat.co.id/manfaat-coklat, diakses tanggal 22 Desember 2016)

2. Manfaat Beras Ketan 
Beras ketan adalah bahan pokok pembuatan rangginang. Dan manfaatnya adalah:
1. Sebagai sumber energi
Setiap cangkir beras ketan yang dimasak mengandung 169 kalori atau sekitar 8% dari rekomendasi asupan kalori harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Sebagian besar dari kalori tersebut, 83% berasal dari kandungan karbohidrat beras ketan, dimana dalam setiap porsinya menyediakan sekitar 36.7 gr karbohidrat. Tubuh memerlukan karbohidrat kompleks, termasuk yang ditemukan dalam beras ketan yang nantinya akan diubah menjadi glukosa, yang kemudian digunakan untuk bahan bakar  otak, hati dan fungsi otot.
Selain itu, dalam secangkir beras ketan memiliki sekitar 4%  tiamin, niacin yang juga sangat bermanfaat sebagai sumber energi yaitu dengan membantu metabolisme makanan menjadi bahan bakar.

2. Dapat menurunkan resiko penyakit jantung
Kandungan serat dalam secangkir beras ketan yang dimasak adalah +/- 1,7 gr. Serat dalam ketan juga menawarkan manfaat kesehatan, yaitu memberikan kontribusi untuk diet tinggi serat, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Membantu menangkal radikal bebas
Selenium merupakan mineral penting yang diperlukan tubuh yang banyak terkandung dalam beras ketan. Senyawa ini bertindak sebagai anti-oksidan dalam tubuh untuk melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

4. Mengatur aktivitas hormon tiroid
Kandungan Selenium dalam beras ketan juga bermanfaat untuk kelenjar tiroid dengan cara mengatur aktivitas hormon tiroid dan membantu pembuluh darah berfungsi dengan baik. Setiap cangkir beras ketan yang dimasak mengandung 9,7 mg selenium, atau sekitar 18% dari rekomendasi asupa harian.

5. Menjaga sistem metabolisme tubuh agar tetap sehat
Beras ketan juga menawarkan kandungan mangan yang bermanfaat bagi kesehatan karena zat tersebut berfungsi untuk menjaga sistem metabolisme tubuh agar tetap sehat. Metabolisme yang sehat akan membantu memproses karbohidrat, protein dan kolesterol dalam tubuh.
Vitamin B-6 mencegah anemia dengan membuat sel-sel darah merah, dan menghasilkan neurotransmitter serotonin, yang mengatur nafsu makan dan suasana hati. Dalam dosis besar, vitamin B-6 dapat meredakan gejala pramenstruasi sindrom dan morning sickness, namun konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengambil lebih dari 100 miligram setiap hari karena terlalu banyak vitamin B-6 dari suplemen dapat menyebabkan masalah neurologis.

6. Menjaga kesehatan tulang
Manfaat beras ketan yang cukup berperan salah satunya adalah menjaga kesehatan tulang. Menurut Institute of Medicine, kandungan mangan dalam beras ketan juga dapat membantu membuat proteoglikan, yaitu sejenis protein yang diperlukan untuk menjaga tulang rawan serta jaringan tulang lainnya agar tetap sehat. Setiap porsi ketan menyajikan asupan mangan sekitar 0,5 miligram atau sekitar 22% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk pria dan 28% untuk perempuan.

7. Menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat
Beras ketan merupakan sumber prebiotik yang baik bagi tubuh yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik yang biasanya hidup di usus dan yang diperlukan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Selain itu kandungan zinc dalam beras ketan juga sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat sepanjang tahun. Seorang wanita membutuhkan sekitar 8 mg kandungan zinc atau seng setiap harinya, kecuali bagi mereka yang sedang hamil, mereka membutuhkan sekitar 11 mg zinc, karena hal itu sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin secara normal. Satu cangkir nasi ketan memiliki 0,7 mg atau 9% dari rekomendasi harian.

8. Menyehatkan sistem pencernaan
Kandungan serat dalam beras ketan sangat baik untuk membantu menyehatkan sistem pencernakan dalam tubuh. Dalam secangkir sajian beras ketan yang dimasak mampu menghasilkan kuran lebih 1,7 gr serat atau sekitar 7% dari asupan harian yang direkomendasikan bagi seorang wanita yaitu 25 gr.

9. Membantu mencegah anemia
Kandungan vitamin B-6 dalam beras ketan mampu mencegah anemia dengan cara membantu memproduksi sel-sel darah merah. Dalam secangkir sajian beras ketan menyajikan sekitar 4% vitamin B6 dari rekomendasi asupan harian.

10. Membantu mengontrol nafsu makan
Kandungan vitamin B6 dalam beras ketan mampu menghasilkan neurotransmitter serotonin yang dapat membantu mengatur nafsu makan dan juga suasana hati. Dalam dosis besar, vitamin B-6 dapat meredakan gejala pramenstruasi sindrom dan morning sickness.

11. Mencegah penuaan dini
Kandungan asam amino dan anti-oksidan yang ada dalam beras ketan dapat membantu merwat kesehatan kulit, yang nantinya dapat mencegah penuaan dini.

Meskipun beras ketan memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, akan tetapi sebaiknya selalu memperhatikan batas konsumsi yang aman bagi tubuh. Beras ketan digunakan dalam berbagai macam masakan di beberapa negara karena memiliki glikemik tinggi karena kandungan amilopektin. Karena beras ketan memiliki indeks glikemik yang tinggi yaitu 87, maka  membuatnya tidak sehat bagi penderita diabetes.
Makanan dengan glikemik tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular pada penderita diabetes. Selain itu, terlalu banyak mengkonsumsi vitamin B-6 dapat menyebabkan masalah neurologis.

(Ref : http://manfaat.co.id/manfaat-beras-ketan-untuk-kesehatan, diakses 22 Desember 2016 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar